Investigasi Hambatan dan Tantangan Penerapan Sistem Informasi Managemen di Rumah Sakit

Penulis

Malahayati Malahayati, Dedy Syamsuar

Abstrak

Keberhasilan penerapan sistem informasi manajemen (SIM) sangat berpengaruh terhadap operasional suatu organisasi, terutama organisasi yang telah menggantungkan proses bisnisnya pada sistem tersebut. Oleh karenanya, penting bagi suatu organisasi mengidentifikasi hambatan dan tantangan dalam penerapan sistem tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor hambatan dan tantangan pelaksanaan penerapan sistem informasi manajemen rumah sakit (SIMRS). Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif untuk menggali secara mendalam masalah yang menghambat penerapan SIMRS pada objek penelitian. Berdasarkan analisis domain, penelitian mengidentifikasi beberapa masalah yang menjadi penyebab yaitu infrastruktur yang kurang baik, komitmen sumber daya manusia (SDM), standar prosedur operasional (SPO) yang belum diterapkan, kejelasan tugas pokok dan fungsi, serta supervisi yang belum efektif, pengawasan dari pihak manajemen yang tidak dijalankan serta sistem eksternal sebagai penyebab belum optimalnya sistem informasi manajemen rumah sakit. 

 

Abstract

The successful implementation of a Management Information System (MIS) greatly affects the operations of an organization, especially organizations that have depended on their business processes on the system. Therefore, it is important for an organization to identify barriers and challenges in implementing the system. This study aims to determine the constraints and challenges of implementing the hospital management information system (HMIS). This research is a qualitative research to explore in depth the problems that hinder the application of hospital management information system to the object of research. Based on the domain analysis, the research identifies several problems that are the causes, namely poor infrastructure, commitment to human resources (HR), standard operating procedures (SOP) that have not been implemented, clarity of main tasks and functions, as well as ineffective supervision, supervision from parties. management that is not implemented as well as external systems as the cause of not optimal hospital management information system.

 


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


ANTONI, D., APRILIANI, HERDIANSYAH, M. I., & AKBAR, M. (2018). Critical factors of transparency and trust for evaluating e-government services for the poor. Proceedings of the 2nd International Conference on Informatics and Computing, ICIC 2017, 2018-Janua, 1–6. https://doi.org/10.1109/IAC.2017.8280612

APJII. (2020). Buletin APJII. In Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (p. 1). https://apjii.or.id/content/read/104/503/BULETIN-APJII-EDISI-74---November-2020

ATKINSON, S., & EL HAJ, M. A. (1996). Domain analysis for qualitative public health data. Health Policy and Planning, 11(4), 438–442. https://doi.org/10.1093/heapol/11.4.438

BUSETTO, L., WICK, W., & GUMBINGER, C. (2020). How to use and assess qualitative research methods. Neurological Research and Practice, 2(1). https://doi.org/10.1186/s42466-020-00059-z

CHOLIL, W., ANDRYANI, R., & NEGARA, E. S. (2014). Optimasi End Users Awareness of Data and System Securities Using IT Audit Methodology and Tools Model Evaluasi dan Kinerja Tata kelola TI. Snastikom, 269–274.

DEAN F SITTIG ; HARDEEP, S. (2016). A New Socio-technical Model for Studying Health Information Technology in Complex Adaptive Healthcare Systems. Cognitive Informatics for Biomedicine, Ed: Springer, 24(3), 59–80. https://doi.org/10.1001/archderm.1931.01450010410006

HELIA, V. N., ASRI, V. I., KUSRINI, E., & MIRANDA, S. (2018). Modified technology acceptance model for hospital information system evaluation - A case study. MATEC Web of Conferences, 154, 0–4. https://doi.org/10.1051/matecconf/201815401101

NOVITA, D. (2014). Faktor-Faktor Penghambat Pengembangan E-Government. Eksplora Informatika, 4(1), 43–52.

SAPUTRA, A. B. (2017). Model Proses Bisnis dan Identifikasi Faktor Keberhasilan Implementasi Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit. Jurnal Penelitian Pers Dan Komunikasi Pembangunan, 20(2), 87–98. https://doi.org/10.46426/jp2kp.v20i2.56

SARI, M. M., SANJAYA, G. Y., & MELIALA, A. (2016). Evaluasi sistem informasi manajemen rumah sakit ( SIMRS ) dengan kerangka HOT - FIT. Seminar Nasional Teknologi Informasi Inonesia, 1(1), 204–207.

SOSIAWAN, E. A. (2008). Tantangan Dan Hambatan Dalam Implementasi E-Government Di Indonesia. Seminar Nasional Informatika, 2008(semnasIF), 99–108.

SUGIYONO. (2016). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

SUTARNO, R. (2016). Tantangan Pengimplementasian Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (Sebuah Perspektif Sumber Daya Manusia). Konferensi Nasional Teknologi Informasi Dan Komunikasi (KNASTIK) 2016, November.

SUYANTO, S., TAUFIQ, H., & INDIATI, I. (2015). Faktor Penghambat Implementasi Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit di RSUD Blambangan Banyuwangi. Jurnal Kedokteran Brawijaya, 28(2), 141–147. https://doi.org/10.21776/ub.jkb.2015.028.02.5

SYAMSUAR, D. (2015). Understanding IPv6 Resistance : A Model of Resistance among Indonesian Organizations. December.

WAHYUNI, T., & PARASETORINI, A. (2019). Metode HOT FIT Untuk Mengukur Tingkat Kesiapan SIMRS Dalam Mendukung Implementasi E-Health. Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia, 7(1), 75. https://doi.org/10.33560/jmiki.v7i1.217

YIN, R. K. (2003). Case Study research: design and methods (ed.). Thosand Oaks.




DOI: http://dx.doi.org/10.25126/jtiik.2022944954