Penerapan Algoritma Fuzzy C Means untuk Analisis Permasalahan Simpanan Wajib Anggota Koperasi

Penulis

Risma Rustiyan, Mustakim Mustakim

Abstrak

Koperasi mempunyai peranan penting bagi perekonomian IndonesiaPerkembangan koperasi di Indonesia saat ini cukup pesat, pada data Badan Pusat Stastitik 3 tahun terakhir yang di-update pada tanggal 20 Juni 2016 sementara menyebutkan jumlah koperasi aktif di Indonesia pada tahun 2015 sebanyak 150.223. Pusat Koperasi Unit Desa (PUSKUD) Provinsi Riau merupakan salah satu jenis koperasi sekunder dalam bidang pertanian. Koperasi ini menjadi salah satu penunjang perekonomian rakyat. Proses yang berjalan antara PUSKUD dan anggota adalah pengelolaan sisa hasil usaha (SHU) dan dalam permodalan. Permasalahan yang terjadi adalah partisipasi aktif dari anggota koperasi untuk menunaikan kewajiban masih kurang dari yang diharapkan. Untuk membantu mengatasi permasalahan tersebut, perlu dibentuk suatu pengelompokan Anggota PUSKUD berdasarkan Kabupaten/ Kota domisili dalam pembayaran Simpanan Wajib. Metode yang digunakan adalah Data Mining Clustering dengan algoritma Fuzzy C Means. Dari hasil pengklusteran, pada tahap akhir analisis diketahui, Terdapat 75 anggota yang tersebar pada wilayah Kabupaten/ Kota Rokan Hulu, Kampar, Indragiri Hulu dan Indragiri Hilir serta terdaftar pada tahun 80-an yang perlu untuk ditinjau  kembali. Hasil Pengujian Nilai Validitas PC, didapatkan sebesar 0,323732, dengan demikian kualitas Cluster masih jauh untuk mencapai kata optimal.

 

Kata kunciClustering, Data Mining, Fuzzy C Means, Koperasi, Simpanan Wajib, Partition Coefficient

 

Abstract

Cooperatives have an important role for the Indonesian economyThe development of cooperatives in Indonesia is currently quite rapidOn the data from Badan Pusat Statistik (BPS)  of the last 3 years updated on June 20, 2016 While mentioning the number of active cooperatives in Indonesia in 2015 as much as 150,223. Pusat Koperasi Unit Desa (PUSKUD) Provinsi Riau is one of the secondary cooperative in agricultureThis cooperative became one of the supporting people's economyThe process that runs between PUSKUD dan members is the management of the remaining results of the business and the capital. The problem that occurs is the use of members of the cooperative to fulfill the obligations is still less than expected. To help overcome these problems, it is necessary to form a grouping of PUSKUD Members by Regency / City domicile in the payment of Mandatory DepositsThe method used is Data Mining Clustering with Fuzzy C Means algorithm. From the results of the clustering, at the final stage of the analysis is known, There are 75 members scattered in the District / City of Rokan Hulu, Kampar, Indragiri Hulu dan Indragiri Hilir dan registered in the 80s that need to be reviewed. Test Result Validity Value of Partition Coefficient, obtained for 0,323732, thus the quality of Cluster is still far to achieve optimal.

 

KeywordsClustering, Cooperative, Data Mining, Fuzzy C Means, Mandatory DepositPartition Coefficient

Kata Kunci


Clustering; Data Mining; Fuzzy C Means; Koperasi; Simpanan Wajib; Partition Coefficient

Teks Lengkap:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.25126/jtiik.201852605