Metode Entropy-SAW dan Metode Entropy-WASPAS dalam Menentukan Promosi Jabatan Bagi Karyawan Terbaik di Cudo Communications

Penulis

Sarwati Rahayu, Ahmad Juang Teguh Gumilang, Oktia Putri Bharodin, Firya Faturahman

Abstrak

Manajemen kinerja merupakan proses yang dilakukan oleh perusahaan untuk menilai kinerja dari karyawan, sehingga karyawan dengan kinerja terbaik akan mendapatkan promosi jabatan. Selama ini divisi IT pada Cudo Communications dalam mengelola data karyawan masih belum maksimal, sehingga menimbulkan masalah dalam menilai kinerja karyawan. Tujuan penelitian ini adalah mencari alternatif terbaik dan metode terbaik antara metode Entropy-SAW dan metode Entropy-WASPAS untuk penilaian kinerja karyawan. Metode Entropy digunakan untuk menghitung bobot entropy akhir pada setiap kriteria. Metode yang digunakan untuk mencari alternatif terbaik adalah metode SAW dan WASPAS. Dalam perhitungan metode Entropy, terlebih dahulu harus menentukan kriteria dan bobot awal pada tiap kriteria. Adapun kriteria yang digunakan adalah kehadiran, task, dan assessment. Metode Simple Additive Weighting (SAW) dan metode Weighted Aggregated Sum Product Assessment (WASPAS) untuk menentukan karyawan dengan kinerja terbaik. Data karyawan yang ikut proses assessment diperoleh dari persentase kehadiran yang 80% atau lebih. Oleh karena itu sebanyak 6 orang yang lanjut ke tahap assessment yaitu Muhammad Ridwan, Dirly Try Andhika, Keysa Dwilingga, Kelvin Dylan Hensen, Nesya Ayu Wulandari, dan Yusuf Rizqi Ramanka. Hasil metode Entropy-SAW dan Entropy-WASPAS bahwa alternatif ke-2 (  memiliki nilai tertinggi daripada alternatif lain, sebesar 0,860 untuk metode Entropy-SAW dan sebesar 0,851 untuk metode Entropy-WASPAS. Adapun alternatif (  adalah karyawan bernama Dirly Try Andhika. Karena itu, Dirly Try Andhika yang layak untuk memdapatkan usulan promosi jabatan. Metode yang tepat untuk dijadikan sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan yaitu metode Entropy-SAW, karena nilai dari tiap alternatif yang diperoleh lebih besar daripada nilai dari tiap alternatif pada metode Entropy-WASPAS.

Abstract

Performance management is a process undertaken by the company to assess the performance of employees so that employees with the best performance will get the promotion of the position. During this time the IT division of Cudo Communications in managing employee data is still not maximal, causing problems in assessing employee performance. The purpose of this research is to find the best alternatives and the best method between the Entropy-SAW method and the Entropy-WASPAS method for employee performance assessment. The Entropy method is used to calculate the final Entropy weight of each criterion. The methods used to find the best alternatives are the SAW and WASPAS methods. In calculating the Entropy method, it must first determine the criteria and the initial weight of each criterion. The criteria used are attendance, task, and assessment. Simple Additive Weighting (SAW) method and the Weighted Aggregated Sum Product Assessment (WASPAS) method to determine the best-performing employees. Employee Data that participates in the assessment process is obtained from the percentage of attendance 80% or more. Therefore, 6 people who continued to the assessment stage namely Muhammad Ridwan, Dirly Try Andhika, Keysa Dwilingga, Kelvin Dylan Hensen, Nesya Ayu Wulandari, and Yusuf Rizqi Ramanka. The results of the Entropy-SAW and Entropy-WASPAS methods that the 2nd alternative ( ) have the highest value than the other alternatives, amounting to 0.860 for the Entropy-SAW method and at 0.851 for the Entropy-WASPAS method. The alternative ( ) is an employee named Dirly Try Andhika. Therefore, Dirly Try Andhika deserves to get the promotion proposal. The right method to serve as a consideration in decision making is the Entropy-SAW method because the value of each alternative obtained greater than the value of each alternative in the method Entropy-WASPAS.


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


ADHAWIYAH, Y., KUMALADEWI, N., dan CATURUTAMI, M., 2017. Rancang Bangun Sistem Informasi Penilaian Kinerja Pegawai Menggunakan Metode Psycological Appraisal (Studi Kasus: Kantor Wilayah Kementerian Agama DKI Jakarta). Studia Informatika : Jurnal Sistem Informasi, 10(2), p. 119–126. Jakarta: Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah.

ANZA, N.A., DARWIYANTO, E., dan AGUNG, G., 2016. Analisis Dan Implementasi Aplikasi Penilaian Kinerja Karyawan Pada PT. Sangkuriang Internasional Menggunakan Pendekatan Metode Balanced Scorecard, e-Proceeding of Engineering, 3(1), p. 879–888. Bandung: Telkom University.

AULIYA, M., WATEQULIS, Y., dan FAHRUR, I., 2015. Aplikasi Penilaian Kinerja Karyawan Menggunakan Metode Smart (Simple Multi-Attribute Rating Technique). Jurnal Informatika Polinema, 1(4), p. 34–40. Malang: Politeknik Negeri Malang.

BADARUDDIN, M., 2019. Sistem Pendukung Keputusan Penilaian Kinerja Karyawan Menerapkan Kombinasi Metode Simple Additive Weighting (SAW) dengan Rank Order Centroid (ROC). Jurnal Media Informatika Budidarma, 3(4), p. 366–370. Medan: STMIK Budi Darma.

BATU, J.A.L., dan FIBRIANI, C., 2017. Analisis Penentuan Lokasi Evakuasi Bencana Banjir Dengan Pemanfaatan Sistem Informasi Geografis Dan Metode Simple Additive Weighting. Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer (JTIIK), 4(2), p. 127–135. Malang: Universitas Brawijaya.

BERLILANA, PROYOGA, F.D., dan UTOMO, F.S., 2018. Implementasi Simple Additive Weighting Dan Weighted Product Pada Sistem Pendukung Keputusan Untuk Rekomendasi Penerima Beras Sejahtera. Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer (JTIIK), 5(4), p. 419–426. Malang: Universitas Brawijaya.

BUDIARTO, A.S., 2017. KPI: Key Performance Indicator. Depok: Huta Publisher.

EVITA, S.N., MUIZU, W.O.Z., dan Atmojo, R.T.W. 2017. Penilaian Kinerja Karyawan Dengan Menggunakan Metode Behaviorally Anchor Rating Scale Dan Management By Objectives. Pekbis Jurnal, 9(1), p. 18–32. Pekanbaru: Universitas Riau.

HARDITA, V.C., UTAMI, E., dan LUTHFI, E.T., 2019. Penerapan Simple Additive Weighting Pada Pemilihan Canvasser Terbaik PT. Eratel Prima. Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer (JTIIK), 6(5), p. 567–575. Malang: Universitas Brawijaya.

HASANAH, N., dan PRIAMBODO, R., 2019. Perancangan Sistem Pendukung Keputusan Prioritas Program Kerja Dengan Metode Simple Additive Weighting (SAW). Jurnal Cendikia, 18(1), p. 349–358. Bandar Lampung: AMIK Dian Cipta Cendikia.

KURNIAWAN, J.A., SULISTIOWATI dan MASTAN, I.A., 2016. Rancang Bangun Aplikasi Kinerja Pegawai Berbasis Web Menggunakan Metode Scoring System. Jurnal Sistem Informasi & Komputer Akuntansi (JSIKA), 5(5), p. 1–8. Surabaya: STIKOM Surabaya.

LAIA, M., LAIA, P., dan SAFITRI, W.I., 2018. Sistem Pendukung Keputusan Dalam Penilaian Dosen Menerapkan Metode Weighted Aggregated Sum Product Assessment (WASPAS). Seminar Nasional Sains & Teknologi Informasi (SENSASI), p. 130–134. Medan: STMIK Budi Darma..

MAISARI, K..D., ANDRESWARI, D., dan EFENDI, R., 2017. Implementasi Metode TOPSIS dengan Pembobotan Entropy untuk Penentuan Calon Penerima Bantuan Siswa Miskin (BSM) APBD Kota Bengkulu (Studi Kasus: SMAN 8 Kota Bengkulu). Jurnal Rekursif, 5(2), p. 179–194. Bengkulu: Universitas Bengkulu.

RAHAYU, S., 2017. Pengaruh Promosi Jabatan terhadap Kinerja Karyawan pada PT. Garuda Metalindo. Jurnal Kreatif, 5(1), p. 18–29.

RAMADHANI, S.F., HIDAYAT, N., dan SUPRAPTO, 2018. Sistem Pendukung Keputusan Rekomendasi Pemberian Usaha Kredit Mikro (UKM) dengan Metode AHP-SAW (Study Kasus: PD. BPR Bojonegoro). Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer (J-PTIIK) Universitas Brawijaya, 2(8), p. 2620–2627. Malang: Universitas Brawijaya.

RUPANG, M.A., dan KUSNADI, A., 2018. Implementasi Metode Entropy dan Topsis Dalam Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Karyawan Terbaik. Jurnal ULTIMA Computing, 10(1), p. 13–18. Tangerang: Universitas Multimedia Nusantara.

SAEFUDIN dan LESTARI, S., 2015. Sistem Pendukung Keputusan Untuk Penilaian Kinerja Karyawan PT. Mulya Spindo Mills Menggunakan Metode Algoritma C4.5. Jurnal PROTEKINFO, 2(1), p. 40–43. Serang: Universitas Serang Raya.

SETIADI, A., YUNITA, dan NINGSIH, A.R., 2018. Penerapan Metode Simple Additive Weighting (SAW) Untuk Pemilihan Siswa Terbaik. Jurnal Sisfokom (Sistem Informasi dan Komputer), 7(2), p. 104–109. Pangkal Pinang: STMIK Atma Luhur.

SIANTURI, T.N., et al., 2018. Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Pegawai Bank Terbaik Menggunakan Metode Weighted Aggregated Sum Product Assessment (WASPAS). Seminar Nasional Sains & Teknologi Informasi (SENSASI), p. 625–631. Medan: STMIK Budi Darma.

SIANTURIS, M., dan TELAUMBANUA, F., 2018. Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Karyawan Terbaik dengan Metode AHP dan WASPAS. Seminar Nasional Sains & Teknologi Informasi (SENSASI), p. 483–489. Medan: STMIK Budi Darma.

SUDARYA, Y., et al., 2019. HR Information System Assessment Of Employee Performance Using The Balanced Scorecard Method. International Journal of Innovative Science and Research Technologi, 4(3), p. 357–362.

SUGIARTI, S., et al., 2018. Sistem Pendukung Keputusan Penentuan Kebijakan Strategi Promosi Kampus Dengan Metode Weighted Aggregated Sum Product Assesment (WASPAS). Jurnal Riset Komputer (JURIKOM), 5(2), p. 103–108. Medan: STMIK Budi Darma.

UDARIANSYAH, D., dan HADINATA, N., 2018. Sistem Pendukung Keputusan Penilaian Kinerja Karyawan Untuk Promosi Jabatan Dengan Metode Gauging Absence of Prerequistes (GAP). Jurnal Sisfokom (Sistem Informasi dan Komputer), 7(1), p. 45–51. Pangkal Pinang: STMIK Atma Luhur.

WULANDARI, et al., 2016. Decision Support System Pemetaan Lahan Pertanian yang Berkualitas untuk Meningkatkan Hasil Produksi Padi Menggunakan Metode Simple Additive Wighting (SAW). Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Multimedia, p. 1.3-19–1.3-24.Yogyakarta: STMIK AMIKOM Yogyakarta.

YUPIANTI dan SARI, S.P., 2017. Sistem Pendukung Keputusan Penerimaan Karyawan Menggunakan Metode SAW (Studi Kasus Di PT. Nusantara Sakti Ciptadana Finance Kota Bengkulu). Jurnal Media Infotama, 13(2), p. 55–66. Bengkulu: Universitas Dehasen Bengkulu.




DOI: http://dx.doi.org/10.25126/jtiik.2020712888