Sistem Informasi Geografis Penyebaran Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kabupaten Majalengka

Penulis

Muhammad Darul Husni Santoso, Ikbal Jamaludin, evi dewi sri mulyani

Abstrak

Kabupaten Majalengka merupakan wilayah yang mengalami perkembangan pesat yang memiliki sumber daya alam yang beraneka ragam yang dapat diolah menjadi bentuk berbagai produk. Dengan berkembangnya Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kabupaten Majalengka dapat menggerakan perekonomian masyarakat, khususnya di sektor bawah, yaitu untuk usaha mikro kecil menengah. Pada saat ini, di Kabupaten Majalengka belum memiliki sistem yang mampu memberikan informasi yang ditampilkan secara spasial mengenai persebaran lokasi UMKM, dimana nantinya sistem ini bertujuan untuk memberikan informasi yang dapat dijadikan bahan pertimbangan yang tepat dalam menentukan kebijakan yang berkaitan dengan pertumbuhan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kabupaten Majalengka, seperti pengadaan pelatihan usaha, pemberian modal usaha dan lain sebagainya. Maka dari itu untuk membantu mengawasi pertumbuhan UMKM tersebut, diperlukan adanya sebuah sistem yang berbasis geografis yang dapat memberikan informasi lokasi  pertumbuhan UMKM secara spasial bagi Dinas terkait, yang direpresentasikan dengan sistem koordinat ditunjukan melalui penyimpanan titik longitude (long) dan latitude (lat)  dalam database pada setiap lokasinya sebagai dasar pertimbangan dalam menentukan kebijakan Pemerintah di Kabupaten Majalengka. Pada penelitian ini, metode yang digunakan dalam pembangunan sistem ini menggunakan System Development Life Cycle (SDLC), sistem ini akan dirancang dengan berbasis Web Geographic Information System (WebGIS) yang  menggunakan fasilitas dari Google Maps dan sistem ini diuji dengan menggunakan metode blackbox. Dengan dibangunnya sistem ini, maka informasi mengenai titik lokasi serta data UMKM yang sesuai dengan kegiatan usahanya dapat ditampilkan. Hasil penelitian ini berupa sistem informasi geografis, dimana sistem ini dapat memberikan informasi kepada Dinas Koperasi dan UMKM di Kabupaten Majalengka mengenai informasi lokasi penyebaran UMKM secara spasial yang dapat membantu dalam pengelolaan dan pengawasan terhadap pertumbuhan usaha berdasarkan lokasi dan jenis UMKM tersebut.

 

Abstract

Majalengka Regency is a region that is experiencing rapid development that has diverse natural resources that can be processed into various forms of products. With the development of Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) in Majalengka Regency, it can move the community's economy, especially in the lower sector, namely for micro small and medium businesses. At present, Majalengka Regency does not yet have a system capable of providing information that is displayed spatially about the distribution of MSME locations, where later this system aims to provide information that can be used as appropriate consideration in determining policies relating to the growth of Micro, Small and Medium Enterprises ( MSMEs) in Majalengka Regency, such as procurement of business training, provision of venture capital and so on. Therefore to help oversee the growth of MSMEs, a geographic based system is needed that can provide spatial information on MSME growth locations for the relevant Dinas, represented by a coordinate system shown through storing longitude and latitude points at each location as a basis for consideration in determining Government policy in Majalengka Regency. In this study, the method used in the construction of this system uses the System Development Life Cycle (SDLC), this system will be designed with a Web-based Geographic Information System (WebGIS) that uses facilities from Google Maps and the system is tested using the blackbox method. With the construction of this system, information about the location points as well as MSME data in accordance with their business activities can be displayed. The results of this study are in the form of a geographic information system, in which this system can provide information to the Cooperative and MSME Service Offices in Majalengka Regency regarding spatial information on MSME distribution locations that can assist in the management and supervision of business growth based on the location and type of MSME.


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


ABDULLAH, B. A. 2018. Sistem Informasi

Geografis Sebaran UMKM Di Kota

Cimahi. Seminar Nasional Teknologi

Informasi dan Multimedia, pp. 1.7-7-1.7-

ANGGRAENI, A. D. & BUDISUSANTO, Y. 2016.

Pembagunan Sistem Informasi Geografis

Berbasis Web Untuk Pemetaan Industri

Kreatif Berbasis Budaya Di Kota Surakarta.

Jurnal Teknik ITS, 5(2). doi:

12962/j23373539.v5i2.17200.

Diskominfo. 2019. Profil Majalengka. Available at:

https://majalengkakab.go.id/profilmajalengka-2/.

PRESSMAN, R. . 2002. Rekayasa Perangkat

Lunak: Pendekatan Praktisi(Buku Dua).

nd edn. Yogyakarta: Penerbit Andi.

RINDO, A. & RIASTI, B. K. 2011. Pembangunan

Sistem Informasi Geografis Usaha Mikro

Kecil. Journal Speed (Sentra Penelitian

Engineering dan Edukasi), 3(2), pp. 27–33.

SASMITO, G. W. 2017. Penerapan Metode

Waterfall Pada Desain Sistem Informasi

Geografis Industri Kabupaten Tegal. Jurnal

Informatika:Jurnal Pengembangan IT

(JPIT), 2(1), pp. 6–12.

SRI MULYANI, E. D., dkk. 2018. Sistem Pakar

Diagnosa Penyebaran Vektor Penyakit Dari

Binatang Berbasis Webgis Di Wilayah Kota

Tasikmalaya. CSRID (Computer Science

Research and Its Development Journal),

(3), p. 125. doi:

22303/csrid.9.3.2017.125-132.

WIJAYA, H. O. L. 2017. Perancangan Aplikasi

Pemetaan Lokasi Usaha Kecil Menengah

(UKM) Di Kota Lubuklinggau Berbasis

Goegraphic Information System (GIS) Dan

Location Based Service (LBS). Jatisi, Vol.

No. 2 Maret 2017, 3(2), pp. 85–93.




DOI: http://dx.doi.org/10.25126/jtiik.2020752489