Sistem Rekomendasi Pemilihan Sekolah Menengah Atas Sederajat Kota Malang Menggunakan Metode AHP ELECTRE Dan TOPSIS

Penulis

Ibnu Aqli, Dian Eka Ratnawati, Mahendra Data

Abstrak

Abstrak

Pemilihan tempat pendidikan yang bagus dan sesuai dengan kemampuan anak merupakan hal yang harus dikombinasikan untuk menunjang kemampuan perkembangan seorang anak. Apalagi pada masa pemilihan sekolah setelah lulus jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) merupakan suatu keputusan yang harus dilakukan sambil mempertimbangkan masa depan. Dalam memilih sekolah lanjutan banyak hal yang biasanya dipertimbangkan, seperti Nilai Ujian Nasional (NUN) yang di dapat oleh siswa, jarak antar rumah siswa dan sekolah, fasilitas sekolah, bahkan prestasi-prestasi sekolah yang dianggap bisa menunjang kemampuan siswanya. Dari permasalahan tersebut, maka dirancang sebuah sistem untuk memberikan rekomendasi sekolah menengah atas sederajat di Kota Malang. Penelitian ini menerapkan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) - Elimination Et Choix Tranduisant La Realité (ELECTRE) - Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS). AHP melakukan perhitungan pembobotan kriteria, ELECTRE melakukan klasifikasi alternatif “favourable”, dan TOPSIS melakukan perankingan terhadap alternatif sehingga muncul rekomendasi sekolah yang sesuai dengan kriteria pengguna. Untuk pengujian, dilakukan uji akurasi pada metode TOPSIS dengan membandingkan data rekomendasi yang dikeluarkan oleh sistem dengan data yang didapat dari pakar. Pengujian akurasi pada metode TOPSIS mendapatkan nilai akurasi sebesar 82,98%.

Kata kunci: Pendidikan, SMA, AHP, ELECTRE, TOPSIS


Abstract

Selecting a good school and appropriate with the children's ability is a matter that must be combined to support children's development. More over, during the school admission time after junior high school period. This period is so essential that the parent and the child have to decide while cinsidering the child's future. On deciding which Senior High Scool that will be attended, things that should be considered might be vary, such as the child's test score (NUN), the distance between home and the school, school facilities, and school achievements. From that issues, this paper explains a system to give a recommendation about Senior High Schools in Malang. This research applied Analytical Hierarchy Process (AHP) - Elimination Et Choix Tranduisant La Realite (ELECTRE) - Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS) methods. AHP method is used to calculate criterias  ELECTRE is used to classify alternative "flavourable", and TOPSIS is used to make a rank through the alternatives so that appear several school recommendation that proper with user's ceiteria. To examine the system, the accuration test is conducted on TOPSIS method by comparing recommendation data issued by the system with the data issued by the expert. The accuration test on system get the value of 82.98% accurateness.

Keywords: Education, Senior High School, AHP, ELECTRE, TOPSIS

Teks Lengkap:

PDF (English)

Referensi


ABDULLAH, I., 2011. Sosiologi Pendidikan (Individu, Masyarakat, dan Pendidikan). Jakarta: PT Raja Grafindo Persada. Tersedia di [diakses 3 februari 2016]

AKHSAREARI. S., 2013. Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Produksi Sepatu Dengan Metode Elimination Et Choix Traduisant La Realite (Electre). S1. Universitas Pendidikan Indonesia.

ASESANTI, ARINTA. 2015. “Sistem Pendukung Keputusan Seleksi Penerimaan Peserta Didik Baru SMP Menggunakan Metode ELECTRE-TOPSIS (Studi Kasus : SMP Brawijaya Smart School (BSS) Kota Malang)”. PTIIK Universitas Brawijaya. Malang, Indonesia.

DINAS PENDIDIKAN, 2015. Panduang PPDB Penerimaan Peserta Didik Kota Malang Tahun Pelajaran 2015/2016.[pdf] Dinas Pendidikan. Tersedia di [Diakses 2 Februari 2016]

FADLIL, J & MAHMUDY, WF 2007, 'Pembuatan sistem rekomendasi menggunakan decision tree dan clustering', Kursor, vol. 3, no. 1, pp. 45-66.

JULIYANTI, IRAWAN M.I DAN MUKLASH I. 2011. “Pemilihan Guru Berprestasi Menggunakan Metode AHP dan TOPSIS”. Prosding Seminar Nasional Penelitian, Pendidikan dan Penerapan MIPA Universitas Negeri Yogyakarta. Yogyakarta.

KUSRINI. 2007. “Konsep dan Aplikasi Sistem Pendukung Keputusan”. Andi Offset, Yogyakarta.

MALANGPOST. 2015. Fantastis, Pergeseran Nilai PPDB, [online] tersedia di : [Diakses 2 Februari 2016].

PAMUNGKAS, BRAMANTI PERMONO. 2016. “Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Pemain Bola Voli Menggunakan Metode AHP dan ELECTRE”. PTIIK Universitas Brawijaya. Malang, Indonesia.

PPDB. 2015. Selamat Datang di SIAP PPDB Online, [online] tersedia di : [Diakses 3 Februari 2016].

PRASOJO, KINAYUNG JAKTI., REKYAN REGASARI, DAN SUTRISNO. 2015. “Implementasi Analytical Hierarchy Process – Technique For Order Preference By Similarity To Ideal Solution (AHP-TOPSIS) Untuk Penentuan Seleksi Atlet Pencak Silat”. PTIIK Universitas Brawijaya. Malang, Indonesia.

SURYADI, KADARSAH DAN RAHMADHANI. 1998. Sistem pendukung keputusan. Bandung : PT remaja Rosdakarya.

SAATY, T.L. DAN VARGAS, L.G. 2006, Decision making With The Analytic Network Process, sprinter. United Of America.

SCAFER, J.B.; KONSTAN, J.A. DAN RIEDL, J. 2001. Item-Based Collaborative Filtering Recommender Algorithms. WWW10.

UNDANG-UNDANG SISTEM PENDIDIKAN NASIONAL nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta: Kementrian Sekretariat Negara Republik Indonesia.




DOI: http://dx.doi.org/10.25126/jtiik.201634228