Penentuan Komposisi Bahan Makanan Bagi Penderita Gagal Ginjal Akut Dengan Algoritma Genetika

Penulis

Agnes Rossi Trisna Lestari, Umi Rofiqoh, Siti Robbana, Winda Estu Nurjanah, Ulfa Lina Wulandari, Imam Cholissodin

Abstrak

Abstrak

Penyakit ginjal merupakan penyakit yang  ganas, dimana jika penanganan yang dilakukan secara tidak tepat, maka akan mempengaruhi kualitas hidup penderitanya. Selain mengandalkan perawatan medis, individu yang menderita penyakit ini harus sadar diri dengan kondisi kesehatannya. Untuk mengatur diet makanannya, penderita memerlukan suatu sistem yang mampu menentukan komposisi bahan makanan bagi penderita penyakit ginjal secara cepat dan tepat. Oleh karena itu penulis memberikan solusi berupa sistem penentuan bahan makanan apa saja yang tepat gizi bagi penderita penyakit ginjal akut menggunakan algoritma genetika, dimana pengodean yang digunakan adalah real code. Nilai Gizi dari makanan diambil dari PUGS (Pedoman Umum Gizi Seimbang) dan ensiklopedi. Algoritma yang digunakan dalam penentuan komposisi bahan makanan bagi penderita gagal ginjal akut ini ialah algoritma genetika, langkahnya meliputi : inisialisasi kromosom dimana setiap kromosom terdapat 5 gen berupa indeks dari bahan makanan, kemudian dilakukan inisialisasi probabilitas crossover dan mutasi untuk proses reproduksi, dilanjutkan dengan evaluasi menggunakan perhitungan fitness yang disesuaikan dengan rumus, dan tahap akhir ialah melakukan seleksi dengan menggunakan elitism selection untuk menghasilkan kandidat bahan makanan baru untuk diproses pada iterasi berikutnya.

Kata kunci: komposisi bahan makanan, gagal ginjal akut, algoritma genetika

Abstract

Kidney disease is a malignant disease, where if the treatment is done incorrectly, the sufferer’s qualitiy of liife can be affected by incorrect treatment. In addition to relying on medical care, individuals who suffer from this disease should be aware of themselves with the condition of his health. To arrange food diet, the patient requires a system that can determine the composition of food for kidney disease quickly and accurately. Therefore, the authors provide a solution with determination system for any food ingredient proper nutrition for patients with chronic kidney disease using genetic algorithms, where the coding used is real code. Nutritional value of food taken from PUGS (General Guidelines Balanced Nutrition) and encyclopedia. The algorithm used in determining the composition of foodstuffs for patients with acute renal failure this is a genetic algorithm, the steps include: initialization chromosome where each chromosome there are five genes in the form of index of groceries, then do the initialization probability of crossover and mutation to the reproductive process, followed by an evaluation using fitness calculations to the formula, and the final stage is to make the selection by using elitism candidate selection to produce new food material to be processed in the next iteration.

Keywords: food composition, acute renal failure, genetic algorithm

Teks Lengkap:

PDF (English)

Referensi


ANONIM1. 2016. Badan Pusat Statistik. www.bps.go.id/, diakses pada tanggal 07 November 2016.

ANONIM2. 2013. Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. www.depkes.go.id/, diakses pada tanggal 09 November 2016.

ALMATSIER, S. 2003. Pirinsip Diasar Ilimu Giizi. Jakarta : Gramedia Pustaka Utama.

ALMATSIER, S. 2008. Penuinitun Diiet. Jakarta : Gramedia Pustaka Utama.

DIREKTORAT BINA GIZI, KEMENTERIAN KESEHATAN RI. 2014. Pedoman Gizi Seimbang. http://gizi.depkes.go.id/pgs-2014-2. Diakases tanggal 10 November 2016.

HARTATI, SRI, ‘UYUN, SHOFWATUL, 2011, ‘Computation of Diet Composition for Patients Suffering from Kidney and Urinary Tract Diseases with the Fuzzy Genetic System’, International Journal of Computer Applications (0975 – 8887), Volume 36– No.6, December 2011.

HARRIS, BENEDICT. 1919. A Biometric Study of Human Basal Metabolism, USA : US National Library of Medicine National Institutes of Health.

ISOKAWA, TEIJIRO & MATSUI, NOBUYUKI, 2015, ‘Performances in GA-based Menu Production for Hospital Meals’, Evolutionary Computation (CEC), 2015 IEEE Congress on 25-28 May 2015.

KUSHARDIANA, RESTHY. 2013. ‘Penentuan Komposisi Menu Makanan Untuk Penderita Diabetes Mellitus Menggunakan Algoritma Genetika’. Program Studi Ilmu Komputer. Jurusan Teknik Informatika. Program Teknologi Informasi Dan Ilmu Komputer. Universitas Brawijaya. Malang.

MAHMUDY, WF. 2014. Algoritma Evolusi. Program Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer. Malang : Universitas Brawijaya.

POP, CB, CHIFU, VR, SALOMIE, I, PRIGOANA, C, BOROS, T & MOLDOVAN, D, 2016, ‘Generating Healthy Menus for Older Adults using a Hybrid Honey Bees Mating Optimization Approach’, 17th International Symposium on Symbolic and Numeric Algorithms for Scientific Computing.

PRATIWI, MI, MAHMUDY, WF & DEWI, C, 2014, 'Implementasi algoritma genetika pada optimasi biaya pemenuhan kebutuhan gizi', DORO: Repository Jurnal Mahasiswa PTIIK Universitas Brawijaya, vol. 4, no. 6.

RAMAYULIS, R. 2016. Diet Untuk Penyakit Komplikasi. Jakarta: Penebar Plus.

RIANAWATI, A & MAHMUDY, WF, 2015, 'Implementasi algoritma genetika untuk optimasi komposisi makanan bagi penderita diabetes mellitus', DORO: Repository Jurnal Mahasiswa PTIIK Universitas Brawijaya, vol. 5, no. 14.

WILFRED DRUML, MD, 2001, ‘Nutritional Management Of Acute Renal Failure’, American Journal of Kidney DiseasesVolume 37, Issue 1, Supplement 2, January 2001, Pages S89–S94.




DOI: http://dx.doi.org/10.25126/jtiik.201741231